Kuroi Tenshi

”AKU”
Aku hanya seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi negri. Aku mempunyai hobi yang sangat unik dan teman-teman ku menganggap itu adalah hal aneh hobiku hanya suka menyendiri sambil menulis beberapa tulisan kanji agar terlihat seperti kaligrafi serta idoling grup idol dan terkadang aku butuh meraut pensilku yang tumpul agar menjadi tajam runcing dan aku tidak terlalu pintar di beberapa mata kuliah.Meskipun begitu aku tetap mencintai mereka sebagai teman baikku.
Aku mempunyai teman bernama ahh… sebut aja T dia tipe anak yang pendiam suatu hari dia pernah bertanya padaku ”Apakah kamu pernah merasakan bosan pada sesuatu hal? terlebih lagi kamu sering aku lihat menulis coretan ribuan kanji di sudut ruangan saat dosen tidak ada… Tentu tidak jawabku pendek”sambil tertawa renyah.
Lain halnya dengan temanku yang satunya lagi sebut saja Y dia anak yang pekerja keras bahkan dia berjualan di dalam kelas kami untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Aku bangga padanya bahkan aku ingin sekali menirunya, setiap hari aku selalu menyapanya karna saat aku berangkat ke kampus aku akan melewati tempat kosnya.Sudah kubilang kan dia berjualan so dia sering membuat kue di kosnya itu, yeah berbagai macam kue.Saat waktu itu entah kapan? aku lupa yang jelas saat aku membeli kue buatannya itu dia memintaku untuk pindah sebentar dari sudut bangku ku untuk menaruh kuenya dibangku ku itu aku pun pindah,ternyata dia sedang marah dengan teman sekelasku teman samping bangkunya yang bernama A sedikit konflik dan aku melihat A membuang salah satu kue temanku Y,sehingga dia memilih pindah dari bangkunya ke bangku ku.
Jahat sekali dia pikirku maksudku temanku yang bernama A itu apakah dia tidak berfikir kalau temanku Y sudah susah payah membuat kue itu? …
Tapi lambat laun keadaan kembali seperti semula dimana aku kembali ke tempat paling sudut di bangku ku.
Suatu pagi aku dibuat terkejut dengan tewasnya teman ku yang bernama T di sudut kelas bersimbah darah dengan banyak sekali tusukan dimana pun terutama di wajah dan matanya, Aku sangat shock dan bersedih melihat kejadian itu, dia adalah seorang yang sangat baik menurutku.betapa tega dan kejinya pelaku yang melakukan ini.Aku berharap polisi cepat menangkap pelakunya.
Keesokan harinya polisi menemukan temanku Y tewas di kamar kos nya saat dia sedang membuat kue dan yang membuat polisi kaget adalah dia tewas kehabisan nafas di dalam adonan kuenya sendiri. Aku sangat sedih mendengar kabar tersebut mereka berdua adalah temanku dan aku sangat menyayangi mereka,aku sempat datang ke pemakaman mereka dan menenangkan beberapa temanku yang menangis histeris karena kehilangan mereka.
Aku berharap polisi segera mungkin menangkap pelaku itu, aku pun jadi takut dan merasa sangat sedih kehilangan mereka.Hari-hari di kampus aku lewati seperti biasa setelah kejadian itu,aku berusaha melupakan semua kejadian yang telah terjadi dan rasa kehilangan yang sangat mendalam itu.Duduk di sudut ruangan dan menulis beberapa kanji dengan indah dan menggambar beberapa wajah idolku, sialnya aku harus meraut pensilku terlebih dulu sekuat tenaga karena pensilku terlihat kotor dan sangat tumpul dan aku sangat tidak suka ada orang lain duduk di bangku ku ini dan aku sangat suka dengan hobiku ini meskipun orang lain merasa itu aneh.

Advertisements

One thought on “Kuroi Tenshi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s